Thursday, March 08, 2012


Tahapan Penerapan dalam Persaingan Antar Sekolah 

Tahapan persiapan strategi persaingan antar sekolah memerlukan tahapan yang terkait dengan SDM, sarana dan prasarana anggaran, dan stakeholders. Secara  garis besar pentahapan tersebut dapat dibagi menjadi tiga tahap, yaitu:
1.      Tahap sosialisasi
Tahapan sosialisasi penting dilakukan karena kecenderungan masyarakat untuk menerima suatu konsep perubahan tidak mudah, banyak perubahan baik personal maupun organisasi memerlukan pengetahuan dan keterampilan baru agar dapat beradaptasi dengan lebih baik dalam lingkungan yang baru. Dalam mengefektifkan pencapaian tujuan perubahan, maka dperlukan kejelasan tujuan dan cara yang tepat baik menyangkut aspek proses maupun pengembangan. Faktor-faktor yang terlibat dalam mengelola perubahan mencakup; lingkungan eksternal, manusia/perorangan, tujuan, kebiasaan, hasil, dan proses.  
2.      Tahap piloting (uji coba)
Agar penerapan strategi ini tidak mengundang resiko. Perlu dikeluarkan piloting atau model uji coba. Efektifitas model uji coba memerlukan persyaratan dasar, yaitu:
a.       Akseptibilitas. Artinya dapat diterima oleh masyarakat, khususnya masyarakat pendidikan.
b.      Akuntabilitas. Artinya dapat dipertanggung jawabkan, baik secara konsep, operasional maupun pendanaannya.
c.       Replikabilitas. Artinya dapat diujicobakan di sekolah lain, sehingga perlakuan yang diberikan kepada sekolah uji coba dapat dilaksanakan di sekolah lain ketika mencapai tahap masal.
d.      Sustainabilitas. Artinya program tersebut dapat terus dikembangkan meskipun uji coba telah selesai.

3.      Tahap desiminasi
Proses desiminasi model memerlukan pentahapan disebabkan akan sangat ditentukan  dalam efektifitas pelaksaan oleh anggaran yang cukup memadahi, fasilitas, dan anggaran keuangan.
Tabel VI
Komponen-komponen school-based

Manajemen
PBM
SDM
Sumber daya dan Administrasi
Menyediakan manajemen/organi-sasi/kepemimpinan sekolah
Mempromosikan kualitas belajar sekolah
Menyebarkan staf dan menempatkan personal yang dapat memenuhi keperluan semua siswa
Mengidentifikasi sumberdaya yang diperlukan dan mengalokasikan sumberdaya tersebut sesuai dengan kebutuhan
Menyusun rencana sekolah dan merumuskan kebijakan
Menyusun kurikulum yang cocok dan tanggap terhadap kebutuhan semua siswa
Memilih staf yang memiliki wawasan school-based strategies
Mengelola alokasi dana sekolah
Mengelola operasional sekolah
Menawarkan pengajaran yang efektif
Menyediakan kegiatan untuk pengembangan profesi pada semua staf
Menyediakan dukungan administrative
Menjamin adanya komunikasi yang efektif antara sekolah dan masyarakat terkait (school community)
Menyediakan program pengembangan pribadi siswa
Menjamin kesejahteraan staf dan siswa
Mengelola pemeliharaan gedung dan sarana lainnya
Mendorong partisipasi masyarakat

Mengatur review/pembahasan penampilan skolah (school performance)

Menjamin akan terpeliharanya sekolah yang bertanggungjawab (accountability)




(by. Ircham Nizel)

No comments: